Sabtu, 23 April 2011

Pria Tonton Pacarnya Dibunuh via Webcam

Perempuan Kanada dibunuh saat berbincang dengan pacarnya di China via webcam. Terbentur jarak, pria itu tak mampu mencegah kejadian yang dilihatnya langsung di layar monitor.

Qian liu, 23 tahun, asal Beijing tampak berusaha menyelamatkan diri saat seorang pria masuk ke kamar kosnya di York University Village, Toronto, Kanada. Padahal, saat itu Qian liu berbincang dengan pacarnya di China.


Pelaku pembunuhan yang belum diketahui identitasnya ini mengetuk pintu kamar Liu pada pukul 1 pagi, waktu setempat. “Liu membuka pintu untuk pria itu. Liu tampaknya tahu identitas tamu tersebut. Di sisi lain, sang tamu tidak tahu bahwa ada saksi mata dari kejauhan yang melihat aksi jahatnya,” ujar Detektif Frank Skubic dari Kepolisian Toronto.

Pelaku digambarkan berkulit putih, berusia 20 tahunan, tinggi 6 kaki dan diperkirakan menyukai Liu. Pacar Liu yang berada di China sempat menghubungi para sahabat Liu yang tinggal di Kanada via jejaring sosial. Sayangnya, polisi muncul ke lokasi kejahatan 10 jam setelah kejadian dan menemukan Liu sudah meninggal dalam kondisi setengah telanjang.

Di sisi lain, polisi belum mengumumkan penyebabkematian dan memanfaatkan gambar webcam milik pacar Liu yang tidak disebutkan namanya itu untuk proses penyelidikan.
»»  Baca Selengkapnya Disini...

Jumat, 22 April 2011

Misteri Bohemian Grove

Pernahkah kalian membayangkan jika pemimpin Negara, CEO, pembuat kebijakan pemerintah adalah penyembah setan? Ada begitu banyak pemimpin tertinggi Amerika adalah penyembah setan, dan bersedia menjadi pelayannya...

Mereka dikontrol oleh setan melalui Occult (Okultisme). Komunitas tersembunyi yang tidak pernah di ekspose, yang pada intinya merupakan bagian dari penyembahan ini, Illuminati, New World Order, Mason, dan Bohemian Grove (Bohemian Club).


Bohemian Club adalah bagian dari kelompok penyembah setan. Sebuah ritual pagan yang sangat megah dibuat di Bohemian Grove, Cremation of Care Ceremony (mengorbankan seorang anak dengan cara di bakar hidup-hidup), di lakukan secara rutin tiap tahunnya dihadiri oleh Presiden Bush, Bill Clinton, Richard Nixon, Jimmy Carter, Colling Power, Hendry Kissinger dan banyak pemimpin terkenal lainnya. Pada upacara ini, mereka menyembah sebuah patung burung hantu (owl) raksasa setinggi 40kaki, dan mengorbankan manusia dialtarnya. Ini adalah Satanism! David Rockefeller juga adalah anggota bohemian club (bohemian grove-tempat pertemuan; bohemian club-nama kelompok mereka). Arnold Schwarzenegger juga menghadiri pertemuan-pertemuan ini.

Dibentuk tahun 1872 oleh 5 orang Jurnalis Amerika. Club ini terletak 75mil di luar San Fransisco. Perkumpulan ini mempunyai sebuah tempat untuk berkumpul namanya Bohemian Grove, Grove ini memiliki luas tanah 2700 acres. Motto dari perkumpulan ini adalah Weaving dealing spiders come not here, diambil dari salah satu ungkapan Shakespeare yang berarti, "Tinggalkan dirty business-mu di luar dann jangan dibawa kedalam".

—-Sekilas Mengenai Bohemian Grove—

1. ada sekitar 1.500 VIP waiting list yang siap membayar $2500 untuk “initiation fee” ditambah iuran tahunan $600. – memang untuk menjadi anggota Bohemian Club anda ‘hanya’ perlu membayar sekitar $3100 untuk tahun pertama, namun kesempatan untuk menjadi anggota ini sangatlah langka. Hanya orang terpercaya yang dapat menjadi anggota Bohemin Grove, seorang member yang berdedikasi selama 40lebih dapat memberi referensi untuk satu anggota baru. (keluarga Bush – adalah generasi ke 3 yang menjadi anggota)

2. Grove ini dipenuhi dengan sangat banyak patung pagan dengan pusat sebuah patung burung hantu yang juga di sebut ”Moloch”.

Kebanyakan Anggota Bohemian Club adalah petinggi2 Bank , Petingi2 Pemerintahan dan Pengusaha Besar. Ritual yang mereka lakukan adalah menyembah Dewa Molloch dan menggorbankan jiwa manusia.

Dewa Molloch adalah dewa pengorbanan jiwa manusia pada Zaman Yunani
Pada hari sabtu pertama di perkemahan, sebuah ritual yang di sebut Cremation of Care di laksanakan sebelum makan malam. Ritual dimulai dengan diiringi oleh suatu kelompok pria berjubah merah dengan tutup kepala, beberapa orang menyayikan lagu-lagu penguburan sementara beberapa orang yang laen membawa obor. Juga membawa sebuah peti terbuka berisi tubuh yang di tutup dengan kain tipis dan kayu. Menurut G. William Domhoff penulis The Bohemian Grove and Other Retreats. ritual ini memberi symbol bagi semua minat dan penderitaan yang harus ditanggung dalam hidup sehari-hari, sehingga ini perlu di bakar.
Mary Moore seorang aktifis dari Sonoma Country yang menemukan jaringan Bohemian Grove, yang juga salah seorang yang mengorganisir massa melakuka demonstrasi di luar grove sejak 1980, memuat dalam sebuah website, memuat daftar panjang dan lengkap dari semua pidato-pidato yang diberikan oleh figur-figur penting selama bertahun-tahun termasuk diantarnya pidato Dick Cheney pada tahun 1991 ”Defense Problems of the 21st Century”.

Anggota Bohemian Grove yang Diketahui :
* Both George Bushes
* Ronald Reagan
* Henry Kissinger
* Richard Nixon
* Casper Weinberger
* Dick Cheney
* Malcom Forbes
* Colin Powell
* Helmut Schmidt
* Stephen Bechtel (Bechtel Corp.)
* James Baker
* Jerry Cole
* David Rockefeller
* Newt Gingrich
* Tom Johnson (President of CNN and former publisher of LA Times.)
* William Randolph Hearst Jr.
* Jack Howard
* Charles Scripps (Of the Scripps-Howard Newspaper publishers)
* Walter Cronkite (On the CBS board of management)

Dan juga CEO-CEO terkemukan, pemimpin bisnis, kebanyakan dari mereka bersifat konserfatif dari California, dan 99% berkulit putih

Bohemian Club (BC) adalah sebuah organisasi bagi orang terkenal dan kaya yang dilangsungkan selama 2 minggu setiap tahunnya. Kelompok rahasia ini, yang tidak mendapat perhatian wartawan, mempunyai patung burung hantu setinggi 40kaki sebagai pusat symbol. Setiap tahunnya, diperkirakan sekitar 1.500 orang menghadiri pertemuan ini. Mereka adalah CEO berpengaruh di dunia, orang-orang pemerintah, finance, industri, dan penguasa media berkumpul untuk mendengarkan pidato, propaganda, jaringan, dan saling membagi agenda. Mereka juga mengadakan upacara Druid-like depan patung, lengkap dengan pakaian, api, mantera dan ritual-ritual lainnya.

Dewi iblis Lilith dilambangkan dalam sejarah sebagai burung hantu.
Burung hantu adalah burung yang aktif pada malam hari, menangkap mangsanya dengan cakarnya yang kuat. Burung hantu sendiri juga diasosiasikan dengan kebijaksanaan, buku (menjadi lambang wartawan di amerika), pengetahuan akan occult, shamanisme dan bulan juga sering menjadi rujukan. Burung hantu memiliki ekor pendek, dan tak terdengar bila terbang, seperti pesawat stealth . burung hantu sepertinya ingin tahu akan segala sesuatu tapi mereka akan menunggu dengan tenang hingga waktunya tepat untuk mencapai tujuan mereka (menangkap atau mengalahkan mangsa mereka). Perhatian kita kan dewi Lilith akan menyingkap rahasia dibalik burung hantu Bohemian Grove.

Lilith dalam mitologi kafir adalah istri pertama Adam. Dia sebagaimana Adam, diciptakan dari tanah. Dalam mitology kafir kuno, Hawa adalah ciptaan setelah Lilith yang diciptakan dari tulang rusuk Adam ketika ia sedang tertidur. Anomaly yang aneh karena setan mau membawa pikirin kita bahwa telah ada wanita pertama yang diciptakan sebelum Hawa.

Dalam legenda semitic, Lilith digambarkan memiliki kebiasaan untuk mengigit Adam dan meminum darahnya. Ia menolak untuk mematuhi Adam dan ingin untuk memiliki kuasa yang lebih. Dan puncak dari kekesalannya, Lilith menghujat Allah, dan kemudian terbang dan di buang ke padang pasir menjadi tempat tinggalnya. Lilith juga digambarkan sebagai ular bersayap dan burung hantu, yang membunuh bayi, dan juga menyiksa laki-laki yang tidur sendirian pada malam hari – asal dari seccubus.

Dalam mitologi modern, Lilith telah menjadi sebuah symbol dari feminisme wanita-wanita independent, yang menolak berada di bawah pengaruh pria. Dia bukan hanya sebuah symbol kekuasan wanita tapi juga symbol utama dari nafsu dalam wujud wanita. Dia juga merupakan symbol dari kematian. sumber
Apakah sempat terbaca oleh anda.. ”Lilith digambarkan sebagai ular bersayap atau juga suara burung hantu yang MEMBUNUH BAYI’

Pemimpin Ritual Bohemian Grove Sedang mengorbankan Manusia di Iringi Teriakan Kasakitan Melalui Pengeras Suara Agar Dapat Didengar Oleh Semua Yang Hadir.
Tahun 2006 sebuah karya occult oleh Donald Tyson (salah satu yang terlibat dalam upacara), yang berjudul Liber Lilith memberikan detail mengenai rahasia kosmologi dari ’Mother Of Harlots’ dan ’Spawn of all nightbreed monster Lilith. buku ini diselamatkan dari perpustakaan Dr. Dee di Mortlake pada tahun 1580an.
Sebaimana LIlith adalah dewi iblis Bohemian Grove, demikian juga dengan Baphomet(anak dari Lucifer dan Lilith) dewa iblis bagi Freemansory.

Dapatkah anda melihat bagaimana Freemansory dan Bohemian Grove saling berhubungan?
Dalam dunia modern Luciferianisme, Lilith lebih dianggap sebagai pendamping Lucifer yang diperkenalkan dalam figure babilon. Lilith diciptakan dari Lumpur dan debu, yang juga dikenal dengan nama Queen of Sucubi. Ketika Lilith dan Lucifer kimpoi, ia melahirkan seorang anak androgynous (memilik karakter pria dan wanita/hemaprodit) yang di panggil “Baphomet” atau juga “Goat of Mendes”. Juga dikenal dalam kalangan Luciferianism sebagai ”God of Witches”. Tulisan Michael Ford, ”The Foundation of the Luciferian Path” berpendapat bahwa Lilith membentuk Luciferian Trinity, berisi Lilith, Samael , dan Kain. Lilith disebut sebagai ibu sesungguhnya dari Kain bukannya melalui Hawa tapi melalu Lilith. Lilith disini dikenal sebagai dewi penyihir, pemegang dark feminime, dan juga dikenal sebagai dewi Hecate .

sumber
»»  Baca Selengkapnya Disini...

5 Orang Terkaya Pemilik Club Sepakbola

Harta sepuluh pemilik klub bola terkaya di dunia melonjak US$36 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun, kenaikan kekayaan mereka tidak terkait dengan klub bola. Harta mereka lebih berasal dari kenaikan harga komoditas, serta pulihnya bursa saham di tingkat dunia.

Mereka adalah para taipan yang menguasai bisnis menguntungkan di dunia, mulai dari baja, media dan fashion. Mereka juga banyak berinvestasi di komoditas seperti baja, minyak dan tambang lainnya. Sebut saja misalnya Lakshmi Mittal. Kekayaan miliarder asal India ini meningkat US$9,4 miliar dari tahun lalu menjadi US$28,7 miliar.

Lantas, siapa saja mereka?
Berikut ini daftar miliarder pemilik klub bola ternama di dunia seperti ditulis Forbes.

1. Lakshmi Mittal

Kekayaan: US$28,7 miliar
Klub: Queen's Park Rangers

Lakshmi adalah warga Inggris kelahiran India yang mengendalikan ArcelorMittal, produsen baja terbesar dunia dengan penjualan US$65 miliar dalam setahun. Mittal membeli 20 persen saham di Queens Park Rangers (QPR) pada 2007. Prestasi tertinggi klub ini, finalis Piala FA. Pemegang saham utama QPR, lebih dari 60 persen adalah bos Formula One, yakni Bernie Ecclestone.

2. Amancio Ortega

Harta: US$25 miliar
Klub: Deportivo La Coruna De

Ortega, dikenal sebagai raja fashion sekaligus pendiri raksasa ritel Spanyol, Inditex dikenal sebagai salah satu orang kaya papan atas dunia. Klub bolanya juga berada di peringkat sembilan di La Liga. Dengan peringkat yang masih jauh ketimbang Real Madrid dan Barcelona, manajemen klub menekankan perlunya membangun stadion baru agar bisa kompetitif dengan para pesaing.

3. Paul Allen

Harta: US$13,5 miliar
Klub: Seattle Sounders

Pendiri Micorsoft, Paul Allen melalui Vulcan Sports & Entertainment bergabung sebagai pemilik Seattle Sounders pada 2007. Klub bola ini juga dimiliki oleh produser film Joe Roth, pengusaha Adrian Hanauer dan Drew Carey. Sounders menyelesaikan musim pertandingan 2009 di Liga Amerika Serikat dengan meraih rekor kemenangan.

4. Roman Abramovich

Harta: US$11,2 miliar
Klub: Chelsea

Dua tahun lalu, harta Roman Abramovich penguasa komoditas Rusia sempat menurun akibat penurunan harga. Namun, tahun lalu kembali pulih seiring dengan lonjakan harga baja dunia. Namun, kondisi berbeda terjadi pada klub bola miliknya. Chelsea menderita kerugian US$73 juta tahun lalu. Meski The Blues sukses di Liga Primer sejak kedatangan Abramovich, namun keuangan Chelsea kerap mengalami kerugian.

5. Silvio Berlusconi

Harta: US$9 miliar
Klub: AC Milan

Perdana Menteri Italia, sekaligus konglomerat media ini tersengat dalam tuduhan korupsi, skandal seks hingga pernah dijahar dengan patung di kota Milan. Meski begitu, kekayaannya meningkat 20 persen tahun lalu berkah dari investasinya di Mediaset dan Mediolanum. AC Milan merupakan klub bergengsi di Italia, sekaligus dihuni oleh para pemain bintang bola dunia.

sumber
»»  Baca Selengkapnya Disini...

Inilah Yang Termasuk Kecurangan UN 2011


Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Maret dan April adalah hari-hari yang sangat menyibukkan, mendebarkan bahkan menakutkan bagi setiap siswa (anak didik) di penjuru tanah air.
Kenapa tidak, pada bulan-bulan itu masa depan mereka ditentukan. Anak didik baik jenjang SD, SMP, dan SMA akan menghadapi Ujian Sekolah (US), Ujian Nasional (UN), dan (bagi sebagian) akan menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Khusus UN kendati mendapat penolakan baik dari anak didik, orangtua dan para pengamat pendidikan tetap diberlakukan walau formula dan mekanisme pelaksanaannya berubah dari tahun ke tahun.
Selama ini, UN pun dinilai sebagai momok paling menakutkan. Berbagai alasan menjadi dasar yang dijadikan sebagai batu pijakannya. Pertama, nilai UN telah dijadikan sebagai satu-satunya penentu kelulusan. Dengan kata lain, berhasil atau tidaknya proses belajar seorang anak didik hanya ditentukan dalam masa 3 hari pelaksanaan UN tanpa mempertimbangkan aspek moral dan prestasi belajar anak didik selama mengikuti proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Hal ini juga telah mendegradasi otoritas guru sebagai pendidik sekaligus pihak yang mengetahui dan mengerti keadaan siswa yang dididiknya.

Kedua, UN dilaksanakan di saat kualitas pendidikan di tanah air belum merata. Hal ini tentu dipengaruhi oleh kesenjangan sarana dan prasarana pendidikan antardaerah. Anehnya, pemerintah (dalam hal ini Mendiknas) justru membuat standar penilaian yang sama di semua daerah tersebut. Ketiga, kecurangan-kecurangan di setiap pelaksanaan UN telah menjadi rahasia umum yang tak mampu diselesaikan dari tahun ke tahun. Hal ini terjdi karena belum adanya sinergi yang baik antara Kemendiknas sebagai pelaksana dengan panitia ujian serta tim pemantau independen sebagai pengawas pelaksanaan UN. Dengan berbagai praktik kecurangan yang sering terjadi seperti kebocoran soal, perjokian, dan pembagian kunci jawaban, lalu masih pantaskah UN dijadikan sebagai satu-satunya dasar penentu kelulusan anak didik?

Win-win Solution
Sebagai jawaban atas berbagai protes dan penolakan UN, akhirnya pemerintah men cari jalan keluar dengan cara mengubah formulasi kelulusan siswa. Dengan keluarnya Peraturan Mendiknas Nomor 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik pada SMP, SMA dan yang Sederajat menetapkan nilai akhir yang menentukan kelulusan siswa dihitung dari 60 persen nilai UN ditambah dengan 40 persen nilai sekolah.
Ada unsur baru dalam formula tersebut, dimana nilai sekolah yang dihitung dengan berdasarkan pada kombinasi antara nilai rata-rata rapor semester dan ujian sekolah. Sehingga jika dirumuskan, maka formulasi kelulusan Ujian nasional pada 2011 adalah: NA (Nilai Akhir) = 0,60 UN (Ujian Nasional) + 0,40 NS (Nilai Sekolah). Sedangkan rumusan untuk mendapatkan NS (Nilai Sekolah) adalah: 0,60 US (Ujian Sekolah) + 0,40 RP (nilai rata-rata semester 3, 4 dan 5 untuk tingkat SMA/SMK/Sederajat atau nilai rata-rata semester 1, 2, 3, 4 dan 5 untuk tingkat SMP/Sederajat.

Formula baru ini dianggap sebagai jalan keluar dan win-win solution serta lebih manusiawi karena tidak semata-mata menjadikan UN sebagai standar kelulusan. Artinya, dengan diadopsinya Nilai Sekolah (NS) sebagai penentu kelulusan, peran sekolah (dalam hal ini Guru Didik) sebagai pihak yang paling mengetahui dan mengerti kondisi anak didiknya selama proses belajar-mengajar sudah terakomodasi.
Ada dua hal yang menjadi alasan yakni pertama, hal ini berkaitan dengan tingkat kesulitan soal Ujian Sekolah yang akan diujikan dan cara penilaian guru atas hasil Ujian Sekolah anak didik yang bersangkutan. Kedua, nilai rapor yang didapatkan anak didik setiap semester sebelumnya yang juga sudah dijadikan sebagai penentu kelulusan tentu telah didasarkan pada penilaian objektif terhadap prestasi akademik anak didik. Jadi usaha dan capaian anak didik selama ini tidak dianggap sia-sia. Begitu juga dengan penilaian tentang aspek moral yang tentu masuk di dalam penentuan nilai rapor anak didik. Jadi, penilaian terhadap lulus atau tidak seorang anak didik telah didasarkan secara komprehensif pada keseluruhan aspek yang dimiliki anak didik tersebut.
Kecurangan Baru
Namun, formula baru kriteria penilaian dan penentu kelulusan ini bukannya tanpa kelemahan. Dengan memberikan otoritas pada sekolah untuk menentukan 40 persen kelulusan anak didik akan berpotensi dalam terjadinya kecurangan-kecurangan gaya baru di dunia pendidikan kita. Kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi misalnya, pertama, adanya upaya untuk memperbaiki atau mengangkat nilai rapor untuk mendongkrak nilai akhir jika nilai UN anak didik jeblok. Potensi kecurangan ini bisa saja dilakukan pihak sekolah demi memperbaiki persentase tingkat kelulusan anak didik di sekolahnya yang telah menjadi salah satu ukuran berkualitas atau tidaknya sekolah yang bersangkutan. Potensi kecurangan seperti ini sesungguhnya telah lama terjadi dengan tujuan yang lain. Misalnya ketika akan mencalonkan anak didik untuk Jalur Panduan Minat dan Prestasi (PMP) atau dalam ungkapan lain disebut dengan Jalur Bebas Testing yang disediakan oleh berbagai PTN dimana kriteria utamanya adalah nilai rapor anak didik yang dicalonkan.
Kedua, kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Sekolah (US) akan lebih mudah terjadi dibandingkan dengan pelaksanaan UN seperti kebocoran soal dan kunci jawaban. Kecurangan-kecurangan tersebut bahkan berpotensi besar terkait kualitas pelaksanaan terutama tingkat pengawasan yang cenderung lebih rendah dari UN. Dengan kata lain, formula yang seperti ini akan membuka ladang kolusi baru bagi pihak terkait (guru, anak didik, dan orangtua).
Sanksi Terhadap Kecurangan UN
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tidak bosan-bosan mengajak siswa, guru, dan pejabat terkait untuk jujur dalam pelaksanaan ujian nasional (UN). Meskipun kecurangan sulit dideteksi, Kemendiknas tetap yakin ancaman sanksi bisa membuat semua yang terkait lebih jujur. Ancaman sanksi tahun ini adalah nilai siswa yang curang akan dihapus.
Ancaman tersebut disampaikan langsung Mendiknas Mohammad Nuh. Dia menjelaskan, tahun ini pihaknya memiliki sistem baru untuk mendeteksi kecurangan pengerjaan UN. Setiap lembar jawaban siswa memiliki kode rahasia. Kode tersebut hanya diketahui Kemendiknas, percetakan, dan pengawas.
Dengan kode rahasia tersebut, pelaksana UN bisa mengetahui langsung siswa yang melakukan kecurangan. ’’Semua harus mengikuti tema UN tahun ini; prestasi yes, jujur harus,’’ tandas mantan Menkominfo itu.
Selain mewanti-wanti siswa supaya mengerjakan soal dengan jujur, Kemendiknas masih mencium potensi pihak sekolah yang mendongkrak nilai UN siswanya. Tujuannya satu, mencapai angka kelulusan 100 persen.
Untuk kasus itu, Nuh mengatakan bahwa pihak sekolah yang curang akan mendapatkan sanksi administratif. Yaitu, Kemendiknas tidak menerima nilai ujian sekolah. Sebagimana diketahui, ketentuan kelulusan diambil dari dua aspek. Pertama, dari nilai ujian nasional sebesar 60 persen dan yang kedua dari nilai ujian sekolah sebesar 40 persen. ’’Jika sekolah nakal, persentase ujian sekolah kami hapus. Jadi murni kelulusan dari nilai UN saja,’’ tegas mantan rektor ITS tersebut. Jika nilai ujian sekolah yang diambil berdasar rapor dihapus, otomatis siswa berharap penuh kepada hasil UN.
Kepada wali murid yang anaknya menjalani UN, Nuh mengingatkan agar tidak terpengaruh isu jual beli bocoran naskah soal. Dia mengatakan, selama ini banyak sekali modus yang digunakan penipu untuk mencari duit menjelang detik-detik akhir pelaksanaan UN. Nuh mencontohkan, ada penipu yang mengatakan bahwa lembar soal yang dijualnya 50 persen persis dengan naskah UN. Harga yang dipatok bisa sampai Rp1 juta.
Ada juga yang memasang iming-iming bahwa akurasi naskah soal yang mereka jual itu adalah 75 persen bahkan 100 persen. ’’Semua itu bohong. Kalau dipercaya, risikonya besar,’’ sebut Nuh.
Risiko muncul karena siswa bisa jadi ogah belajar karena merasa sudah memegang duplikat lembar soal UN. Padahal, lembar duplikat tersebut bohongan.
Pintu kebocoran naskah soal UN yang lain diduga muncul dari lembaga bimbingan belajar. Untuk menarik peminat, biasanya lembaga bimbingan belajar melobi percetakan untuk mendapatkan lembar soal UN. Untuk kasus itu, Nuh menegaskan bahwa tahun ini hal itu tidak akan terjadi. Nuh mengatakan, pihaknya mulai memberikan penyuluhan kepada lembaga bimbingan belajar untuk memperkaya kisi-kisi latihan UN. ’’Kalau kisi-kisi, itu kan tidak masalah,’’ kata dia. Misalnya untuk pelajaran matematika, kisi-kisi soalnya tentang persamaan kuadrat atau lainnya.
Sebagaimana diberitakan, UN 2011 untuk tingkat SMA dan sederajat digelar Senin depan 18 April. Pekan ini tahap percetakan naskah UN sudah rampung. Dari beberapa inspeksi mendadak (sidak), Kemendiknas yakin kebocoran sudah bisa diatasi. Pencetakan naskah UN yang menelan anggaran Rp500 miliar dianggap sudah sesuai SOP (standard operational program). Selanjutnya tinggal proses distribusi.

Mendongkrak Nilai adalah Salah satu Bentuk Kecurangan
Kelulusan siswa SMA/SMK sederajat mulai tahun ini merupakan gabungan dari nilai ujian nasional dan ujian sekolah dengan perbandingan bobot 60:40. Jika ada tindakan curang dengan mendongkrak nilai ujian sekolah, maka sekolah yang melakukan hal tersebut akan dikenai sanksi.
Jika ada soal yang bocor, hal itu mudah ditelusuri karena ada kode khusus.
– Mohammad Nuh
“Nilai ujian sekolah bisa dihapus (nol) dan sekolah yang bersangkutan masuk daftar hitam,” kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh seusai melakukan inspeksi mendadak ke Percetakan Balai Pustaka, Sabtu (9/4/2011) di Pulo Gadung, Jakarta.
Selain melihat hasil ujian nasional (UN), kelulusan siswa mulai tahun ini juga diberikan dengan memerhatikan nilai ujian sekolah serta nilai rata-rata rapor semester III, IV, dan V.
Titik rawan
Nuh mengatakan, percetakan merupakan salah satu titik rawan kebocoran soal UN. Untuk mengantisipasi kemungkinan hal itu, pada setiap soal telah dibubuhkan kode khusus yang hanya diketahui orang-orang tertentu dari Kementerian Pendidikan Nasional, pengawas, dan percetakan.
“Jika ada soal yang bocor, maka hal itu mudah ditelusuri karena ada kode khusus. Bisa diketahui pula soal yang ‘bocor’ itu soal asli atau bukan. Yang penting masyarakat jangan terjebak spekulasi bahwa ada soal bocor,” kata Nuh.
Selain antisipasi kebocoran soal, juga dilakukan antisipasi terhadap kecurangan melalui lima tipe soal dengan tingkat kesulitan sama. Dari 20 siswa dalam satu ruang kelas, hanya akan ada empat siswa yang mengerjakan soal yang sama.
“Ini untuk meningkatkan kredibilitas UN semata. Teknis pengaturan soal random,” kata Nuh.
Solusi
Peningkatan kualitas pendidikan sejalan dengan peningkatan mutu anak didik yang menjadi sumber daya dalam memajukan bangsa ini ke depan. Peningkatan kualitas tentu harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip kejujuran, profesionalitas serta meminimalisir potensi-potensi kecurangan terutama dalam penentuan nilai akhir dan kelulusan anak didik. Rata-rata Nilai Akhir (NA) minimum 5, 5 dan tidak ada nilai mata pelajaran di bawah 4, 0 sebagai syarat kelulusan sepertinya bukan sesuatu kriteria yang berlebihan.
Oleh karena itu, sedapat mungkin harus diminimalisir berbagai kecurangan dengan cara sebagai berikut: pertama, pelaksanaan pengawasan Ujian Sekolah di suatu sekolah lebih ditingkatkan termasuk dengan cara mendatangkan pengawas dari luar atau sekolah lain untuk menjamin objektivitas pelaksanaan ujian. Hal ini bisa juga dilaksankan dengan pemberlakuan tim pemantau independen yang sayangnya justru akan ditiadakan dalam pelaksanaan UN 2011.
Kedua, membuat standarisasi soal Ujian Sekolah agar tidak dibuat semena-mena oleh pihak sekolah. Ketiga, melakukan pemantauan, pengawasan administrasi nilai rapor untuk mencegah pengangkatan nilai rapor anak didik.
Diolah dari berbagai sumber kredibel
http://ujiannasional.org
»»  Baca Selengkapnya Disini...